fbpx
asset-1

Artificial Intelligence: Sejarah, Manfaat, & Cara Kerja

apa itu artificial intelligence

Artificial Intelligence telah menjadi hal yang tidak asing lagi bagi kita. Bagaimana tidak, hampir seluruh aspek kehidupan kita telah menggunakan Artificial Intelligence dalam prosesnya. Contohnya ketika Anda membuka smartphone yang terkunci dengan mode face recognition. Teknologi Artificial Intelligence bekerja di dalam sistem tersebut sehingga kunci smartphone langsung terbuka hanya dengan mengenali wajah Anda. Walaupun istilah ini sudah menjamur di mana pun, sudahkah Anda memahami apa itu Artificial Intelligence lebih jauh?

Artificial Intelligence memang ramai digunakan, tetapi belum banyak yang memahami pengertian dan cara kerja teknologi ini. Padahal pengetahuan dasar tentang Artificial Intelligence perlu dipahami agar tidak salah kaprah dengan teknologi ini.

Mari kenali seluk-beluk tentang Artificial Intelligence melalui artikel ini!

Apa Itu Artificial Intelligence?

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pada dasarnya merupakan salah satu cabang ilmu komputer. Artificial Intelligence berfokus pada pengembangan mesin dan sistem supaya bisa melakukan tugas, berpikir, bahkan berkomunikasi layaknya manusia. Intinya, Artificial Intelligence merupakan komputer yang dirancang untuk meniru kemampuan manusia dalam berpikir dan bekerja.

Artificial Intelligence mempunyai kemampuan yang berasal dari gabungan antara berbagai algoritma dan teknik yang terdiri dari pembelajaran mesin (Machine Learning), pembelajaran mendalam (Deep Learning), serta pemrosesan bahasa alami (Natural Language Processing).

Kemampuan tersebut diterapkan dalam Artificial Intelligence untuk menciptakan program yang mampu mengambil keputusan, memahami bahasa manusia, dan menjalankan pekerjaan tertentu tanpa memerlukan intervensi manusia.

Seiring berjalannya waktu, teknologi Artificial Intelligence mempunyai peran dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkup bisnis. Artificial Intelligence belajar dari pengalaman manusia untuk menyelesaikan berbagai tugas yang biasanya kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Sederhananya, Artificial Intelligence diartikan sebagai simulasi dari berbagai kapabilitas intelektual manusia yang dioperasikan melalui mesin dengan bantuan teknologi canggih.

Baca juga: 4 Contoh Biometrik di Berbagai Lini Bisnis

Sekilas Sejarah Artificial Intelligence

Istilah Artificial Intelligence memang populer pada akhir dekade 2010-an. Namun, sejarahnya sudah ada sejak lebih dari 60 tahun yang lalu. Bagaimana awal mula Artificial Intelligence terbentuk sampai menjadi teknologi andalan manusia masa kini?

Alan Turing, seorang matematikawan asal Inggris, menjadi Bapak Kecerdasan Buatan karena inovasi awal Artificial Intelligence yang dilakukannya pada tahun 1950. Turing melakukan eksperimen yang dikenal dengan sebutan turing test. Eksperimen ini melibatkan penggunaan komputer melalui terminal yang dilengkapi dengan software Artificial Intelligence. 

Komputer ini dipasang pada satu ujung, sementara di ujung lain terdapat sebuah terminal dengan seseorang sebagai operatornya. Sang operator yang terlibat dalam eksperimen ini tidak menyadari bahwa di ujung terminal lainnya terdapat software AI.

Ketika interaksi antara manusia dan komputer tersebut berlangsung, terminal dipasangi software AI memberikan respons terhadap rangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Menariknya, sang operator percaya bahwa dia tengah berkomunikasi dengan manusia yang berada di terminal lain.

Kemudian, Alan Turing membuat hipotesis bahwa ‘jika sebuah mesin mampu membuat seseorang yakin bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan manusia, maka mesin tersebut dapat dianggap memiliki kecerdasan sebagaimana halnya manusia’. Inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya Artificial Intelligence.

Konsep Artificial Intelligence pada awalnya muncul dari John McCarthy, profesor Massachusetts Institute of Technology, pada tahun 1956 dalam Konferensi Dartmouth. Konferensi ini menjadi tonggak awal perkembangan Artificial Intelligence dan dihadiri oleh sejumlah peneliti dalam bidang ini.

Pada acara tersebut, diputuskan tujuan utama dari Artificial Intelligence, salah satunya adalah untuk memahami proses berpikir manusia dan merancang mesin yang bisa meniru perilaku manusia.

Baca juga: 8 Contoh Pemanfaatan Teknologi Face Recognition di Industri

5 Manfaat Artificial Intelligence

Tidak bisa dimungkiri bahwa Artificial Intelligence memainkan peranan besar dalam kehidupan manusia. Pertanyaannya, apa saja kegunaan Artificial Intelligence yang memudahkan pekerjaan Anda? Berikut adalah penjelasannya.

1. Menjadi Asisten dalam Pekerjaan Manusia

Artificial Intelligence telah menjadi asisten dalam mengerjakan tugas manusia. Teknologi Deep Learning seperti Natural Language Processing dan Automatic Voice Recognition telah membantu manusia dalam bekerja. Ada juga sistem Artificial Intelligence lainnya yang menawarkan berbagai aplikasi praktis untuk mendukung peningkatan efisiensi kerja manusia.

2. Mengurangi Human Error

Sulit untuk memprediksi kapan kesalahan bisa muncul dalam pekerjaan manusia. Oleh karena itu, teknologi kecerdasan buatan menjadi solusi untuk mengurangi human error alias kesalahan akibat faktor manusia dengan mereduksi insiden tersebut.

3. Menganalisis Data Lebih Akurat

Proses analisis data secara manual seringkali membutuhkan waktu yang banyak dan berisiko terhadap human error. Artificial Intelligence hadir untuk mengatasi masalah ini sehingga memastikan data dan informasi yang dihasilkan lebih akurat dan bisa dipercaya.

Baca juga: Memahami Liveness Detection: Cara Kerja dan Fungsinya bagi Keamanan Digital

4. Menyelesaikan Pekerjaan yang Berulang

Tidak jarang kita dihadapkan pada pekerjaan yang berulang atau redundan dalam kehidupan sehari-hari sehingga sering mengabaikan pekerjaan yang lebih besar. Artificial Intelligence hadir sebagai untuk membantu Anda dalam menjalankan tugas-tugas seperti itu berkat kontribusinya sebagai bagian integral dari jaringan komputer.

5. Menghasilkan Penemuan Baru

Terakhir, penggunaan Artificial Intelligence juga mampu merangsang inovasi pada berbagai bidang dengan tujuan memecahkan tantangan yang kompleks. Berbagai pencapaian baru dapat terjadi melalui penerapan Artificial Intelligence.

Bagaimana Cara Kerja Artificial Intelligence?

Umumnya, Artificial Intelligence beroperasi dengan menggabungkan sekumpulan data besar (big data) bersama dengan ilmu komputer. Dengan big data, Artificial Intelligence dapat memberikan solusi untuk suatu permasalahan yang dihadapi manusia.

Sistem Artificial Intelligence juga beroperasi dengan cara mengasimilasi sejumlah besar data pelatihan yang telah diberi label. Data tersebut kemudian dianalisis sehingga ditemukan korelasi dan pola yang terdapat di dalamnya. Nantinya, data tersebut digunakan untuk melakukan prediksi tentang situasi pada masa mendatang.

Sistem Artificial Intelligence memerlukan software dan hardware yang dirancang secara khusus untuk menulis dan melatih algoritma Machine Learning. Model pembelajaran dalam pemrograman Artificial Intelligence memusatkan perhatian pada tiga kemampuan kognitif, yaitu kemampuan belajar, penalaran, dan koreksi diri.

Baca juga: Pengertian Business Process Automation dan Contoh Penerapannya

Setelah memahami apa itu Artificial Intelligence, Anda pasti lebih familier dan bisa memaksimalkan teknologi ini dengan lebih maksimal. Artificial Intelligence kini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pekerjaan apa pun, termasuk juga jika Anda bergelut di industri keuangan dan perbankan.

Penerapan Artificial Intelligence terlihat ketika melakukan customer onboarding atau ketika nasabah mendaftar untuk pengajuan kredit. Agar proses customer onboarding berjalan mulus dan akurat, Anda bisa menggunakan software OCR dari eendigo.

Anda bisa merancang dan mengatur kustomisasi pada formulir sesuai dengan data yang dibutuhkan dengan software ini, karena eendigo memahami bahwa setiap nasabah memiliki kebutuhan kredit yang berbeda. Klik di sini dan dapatkan kesempatan mencoba versi demo layanan kami sekarang juga!