fbpx
asset-1

Autentikasi Dua Faktor: Manfaat, Cara Kerjanya, & Contohnya untuk Bisnis

Autentikasi Dua Faktor

Keamanan informasi dan data pribadi merupakan hal yang sangat penting dalam era digital saat ini. Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah melalui penggunaan metode autentikasi dua faktor. Metode ini menjadi solusi efektif dalam melindungi akun dan informasi sensitif dari potensi ancaman keamanan yang dapat membahayakan.

Dalam artikel ini, eendigo akan menjabarkan secara menyeluruh mengenai autentikasi dua faktor, mulai dari pengertian, manfaat, cara kerja, hingga contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Agar Anda dapat memahaminya secara menyeluruh, simak sampai selesai informasi di bawah ini!

Apa Itu Autentikasi Dua Faktor

Autentikasi dua faktor atau 2FA (Two Factor Authentication) adalah metode keamanan yang menggunakan dua langkah verifikasi untuk mengakses suatu akun atau sistem.

Dua faktor yang dimaksud adalah kombinasi antara sesuatu yang dimiliki oleh pengguna, seperti kata sandi, dan sesuatu yang dimiliki secara fisik, seperti perangkat mobile atau token keamanan.

Mudahnya, metode ini menjadi lapisan keamanan ekstra sehingga jika kata sandi pengguna bocor, orang lain tetap sulit untuk mengakses akun tersebut karena masih harus memasukkan informasi selain kata sandi.

Baca juga: Apa Itu Biometrik? Inilah Manfaat dan Cara Kerjanya untuk Keamanan Bisnis

Manfaat Autentikasi Dua Faktor

Menggunakan autentikasi dua faktor memberikan banyak manfaat bagi Anda. Berikut beberapa manfaatnya yang penting untuk diketahui.

1. Keamanan Akun yang Lebih Tinggi

Salah satu manfaat terbesar dari autentikasi dua faktor adalah peningkatan tingkat keamanan akun. Metode ini mengharuskan melakukan dua verifikasi yang berbeda, seperti kata sandi dan faktor kedua. Hal tersebut menjadi benteng pertahanan tambahan yang efektif yang dapat mengurangi risiko peretasan.

2. Perlindungan terhadap Akses Tidak Sah

Autentikasi dua faktor memberikan perlindungan terhadap akses yang tidak sah, bahkan jika kata sandi diketahui oleh orang lain. Meskipun seseorang sudah mengetahui kata sandi Anda, namun tanpa faktor kedua yang sesuai, akses ke sistem atau akun tidak akan diizinkan.

Ini menjadi kunci untuk mengamankan akun dari pihak yang tidak berwenang, terutama saat menggunakan koneksi internet publik atau perangkat yang rentan terhadap potensi serangan siber.

3. Meminimalkan Risiko Pencurian Identitas

2FA membantu meminimalkan risiko pencurian identitas dengan memerlukan lebih dari sekadar kata sandi. Dengan proses verifikasi tambahan, seperti memasukkan kode verifikasi atau token khusus membuat pencuri identitas kesulitan mendapatkan akses tanpa izin.

4. Memberikan Ketenangan Pikiran

Dari penerapan autentikasi dua faktor ini, Anda dapat merasakan ketenangan pikiran karena akun terlindungi oleh lapisan keamanan tambahan yang sulit diatasi oleh peretas.

Ketenangan pikiran ini tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap platform atau layanan yang digunakan.

Baca juga: 9 Jenis-Jenis Sensor yang Digunakan dalam Industri Digital!

Cara Kerja Autentikasi Dua Faktor

Seiring dengan kemajuan teknologi, serangan peretas makin canggih, dan kata sandi dapat dengan mudah bocor atau diretas. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah keamanan tambahan, dan itulah peran benteng kedua dari Autentikasi Dua Faktor.

Autentikasi Dua Faktor (2FA) dapat diibaratkan sebagai pintu pertahanan ganda untuk melindungi akun. Kata sandi akan berperan sebagai pintu pertama yang menjaga sebuah akun. Lalu 2FA menjadi pintu kedua yang melibatkan informasi tambahan untuk dapat membukanya.

Ketika Anda atau seseorang berhasil melewati pintu pertama dengan memasukkan kata sandi yang benar, maka untuk masuk ke pintu kedua diperlukan informasi tambahan.

Informasi tambahan inilah yang merupakan autentikasi dua faktor. Informasi tambahan yang diperlukan untuk masuk ke pintu kedua memiliki beberapa bentuk seperti di bawah ini:

  • Pemberitahuan Push: Otentikasi dua faktor push akan mengirim sinyal ke gadget untuk menyetujui atau menolak akses ke situs web maupun aplikasi guna memverifikasi identitas Anda.
  • Kode Verifikasi: Kode ini biasanya dikirimkan melalui SMS atau email. Anda harus memasukkan kode ini setelah memasukkan kata sandi untuk dapat masuk ke akun.
  • Token Fisik: Perangkat akan dikirimkan kode verifikasi yang unik setiap kali Anda ingin masuk ke akun.
  • Biometrik: Sidik jari, pengenalan wajah, atau pemindaian retina dapat digunakan sebagai faktor kedua dalam 2FA.
  • Autentikasi Berbasis Suara: Layaknya pemberitahuan push, identitas akan dikonfirmasi melalui otomatisasi suara. Sistem ini akan meminta untuk menekan tombol atau menyebutkan nama untuk mengidentifikasi diri Anda.

Baca juga: Apa Itu Face Recognition? Komponen, Fungsi & Cara Kerjanya!

Contoh Penerapan Autentikasi Dua Faktor

Anda mungkin belum menyadari bahwa autentikasi dua faktor berada dalam sekitar kita. Berikut beberapa contoh penerapan 2FA dalam beberapa kehidupan sehari-hari yang mungkin saja belum Anda sadari.

1. Mobile Banking

Banyak lembaga perbankan mengimplementasikan 2FA untuk melindungi akun nasabah dari ancaman peretasan. Ketika nasabah mencoba login ke akun mobile banking, bank akan meminta kode verifikasi yang dikirimkan melalui pesan teks ke nomor telepon yang terdaftar. Ini memberikan lapisan tambahan keamanan yang efektif terhadap upaya akses tanpa izin ke rekening nasabah.

2. Media Sosial

Platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram juga menyediakan autentikasi dua faktor. Pengguna dapat mengaktifkan 2FA pada akun media sosial dan setiap kali ingin login dari perangkat atau lokasi yang berbeda, mereka akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi melalui pesan teks atau aplikasi autentikasi.

3. Email

Layanan email seperti Google juga menyediakan opsi 2FA untuk melindungi akun dari akses yang tidak sah. Pengguna dapat mengaktifkan 2FA untuk akun email dan menerima kode verifikasi melalui SMS setiap kali mencoba mengakses email dari perangkat baru atau lokasi yang tidak dikenal. Ini membantu mencegah peretasan yang dapat mengakibatkan akses ke informasi pribadi.

Selain perbankan, media sosial, dan email, banyak aplikasi lainnya juga mengintegrasikan 2FA. Misalnya, platform penyimpanan file cloud, layanan pembayaran digital, dan bahkan perusahaan yang menyediakan layanan berbasis langganan, semuanya menawarkan opsi 2FA untuk meningkatkan keamanan akun pengguna.

Baca juga: Pengertian API, Fungsi, Jenis, dan Cara Kerjanya

Dari penerapan autentikasi dua faktor, peretas tidak hanya harus mengetahui kata sandi, tetapi juga harus memiliki akses ke perangkat atau informasi biometrik untuk dapat masuk ke akun.

Hal tersebut menciptakan lapisan keamanan tambahan yang menjadikan akun menjadi lebih aman dari berbagai serangan peretasan yang mungkin terjadi.

Sebagai penutup, keamanan informasi adalah prioritas utama dalam dunia digital saat ini, dan autentikasi dua faktor menjadi langkah cerdas untuk melindungi akun dan data pribadi.

Dalam meningkatkan keamanan informasi dan efektivitas bisnis, eendigo dapat menjadi mitra yang mendukung Anda melalui transformasi bisnis ke ranah digital.

Kami akan membantu Anda untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam mejalankan bisnis, serta menghindari risiko yang mungkin terjadi. Tunggu apalagi, transformasikan bisnis Anda ke ranah digital untuk mendapatkan keamanan yang maksimal bersama eendigo!