Pasti Anda sudah tidak asing dengan teknologi face recognition atau sistem pengenalan wajah. Teknologi keamanan berbasis sistem biometrik ini sering ditemukan dalam sistem keamanan gadget seperti smartphone dan tablet. Namun, tahukah Anda kalau ada banyak manfaat teknologi Face Recognition yang dapat dirasakan secara luas pada saat ini?
Ya, hampir semua industri dan bidang kehidupan sudah mulai menerapkan sistem pengenalan wajahuntuk meningkatkan keamanan. Buktinya, pos pemeriksaan imigrasi di bandara sudah mulai menerapkan face recognition untuk mengetahui kecocokan antara wajah turis dan foto di paspornya.
Bidang keuangan dan perbankan pun mulai menerapkan sistem keamanan fitur wajahketika hendak meluncurkan layanan digitalnya.
Lantas, apa saja bentuk penerapan teknologi face recognition dalam berbagai industri? Simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya.
Apa Itu Face Recognition?

Teknologi face recognition atau pengenalan wajah adalah teknologi keamanan yang bekerja dengan cara mengidentifikasi atau memverifikasi data wajah seseorang melalui gambar, video, dan elemen audiovisual lainnya.
Umumnya teknologi ini diterapkan sebagai bantuan sistem keamanan ketika pengguna hendak mengakses suatu aplikasi, sistem, atau layanan yang memerlukan proses autentikasi (authentication).
Adapun sistem kerja dari teknologi ini adalah mengumpulkan data wajah dari setiap pengguna yang terdaftar dalam sistem keamanan kemudian mengidentifikasi serta memverifikasi wajah seseorang. Prosedurnya hanya memerlukan perangkat yang dilengkapi dengan teknologi fotografi digital untuk menghasilkan gambar dan data yang diperlukan untuk merekam pola wajah seseorang.
Berbeda dengan metode autentikasi lainnya seperti password, sidik jari (fingerprint), atau kode OTP, sistem kerja face recognition hanya menggunakan pola matematis dan dinamis dalam memindai wajah seseorang. Tidak heran jika metode autentikasi ini dianggap paling aman dan efektif.
Baca juga: Apa Itu OCR? Cek Juga Cara Kerjanya dalam Pelayanan Kesehatan
Manfaat Teknologi Face Recognition
Teknologi pengenalan wajah (Facial Recognition Technology) memiliki berbagai fungsi dan manfaat di berbagai bidang. Berikut adalah beberapa fungsi utama dari teknologi ini:
1. Keamanan dan Identifikasi
Fungsi utama sistem pengenalan wajah adalah untuk memastikan keamanan dalam berbagai lingkungan seperti bandara, gedung-gedung pemerintah, dan perusahaan. Ini memungkinkan akses terbatas ke area tertentu dan dapat mengidentifikasi orang yang tidak diinginkan atau orang-orang yang dicari oleh otoritas.
2. Verifikasi Identitas
Dalam aplikasi sehari-hari, teknologi ini dapat digunakan untuk membuka kunci perangkat, aplikasi, atau bahkan pintu gerbang dengan mengidentifikasi wajah pemiliknya.
3. Pengawasan Kehadiran
Di sekolah atau tempat kerja, teknologi ini dapat digunakan untuk memantau kehadiran karyawan atau siswa secara otomatis tanpa memerlukan daftar kehadiran manual.
Baca juga: 5 Fungsi OCR bagi Bisnis Digital
4. Manajemen Acara
Pada acara-acara besar seperti konser, olahraga, atau konferensi, teknologi pengenalan wajah dapat digunakan untuk mengelola kehadiran peserta dan memastikan registrasi yang efisien.
5. Keamanan Publik
Beberapa kota menggunakan teknologi ini untuk memantau ruang publik dan mengidentifikasi orang-orang yang terlibat dalam kegiatan ilegal atau mencurigakan.
6. Perbankan dan Keuangan
Dalam sektor keuangan, facial recognition digunakan untuk mengamankan transaksi online dan mobile banking serta mengidentifikasi pelanggan di cabang-cabang bank.
7. Penegakan Hukum
Para penegak hukum menggunakan teknologi pengenalan wajah untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan atau orang-orang yang hilang dengan membandingkan gambar wajah dengan database yang ada.
Baca juga: Memahami Liveness Detection: Cara Kerja dan Fungsinya bagi Keamanan Digital
Contoh Penerapan Teknologi Face Recognition
Kini, teknologi face recognition telah diterapkan di berbagai bidang dan industri. Berikut ini beberapa contoh penerapannya.
1. Keamanan Akses Gadget
Saat ini, hampir semua gadget seperti smartphone dan tablet yang sudah menerapkan teknologi face recognition untuk meningkatkan keamanannya. Contohnya, smartphone keluaran Apple yang identik dengan penggunaan Face ID untuk menjaga keamanan akses penggunanya.
2. Sistem Presensi Karyawan
Sistem presensi karyawan yang dulunya menggunakan kertas dan bolpoin, kemudian beralih ke sidik jari, sudah mulai beralih ke face recognition. Alasannya, teknologi ini bisa menurunkan tingkat kecurangan karyawan saat melakukan presensi serta menghadirkan proses verifikasi yang lebih efisien.
Penggunaan teknologi ini juga dilakukan karena kebutuhan akan presensi tanpa kontak fisik untuk mengurangi risiko penyebaran virus dan kuman.
3. Industri Otomotif
Industri otomotif juga menerapkan teknologi face recognition dalam kendaraannya. Contohnya, pemilik mobil harus membuka kunci pintu mobil melalui pengenalan wajah. Hal ini berdampak positif pada berkurangnya kasus pencurian kendaraan bermotor yang nilainya bisa mencapai jumlah fantastis. Tidak hanya itu, pemilik mobil pun merasa lebih tenang karena pintu kunci mobilnya tidak bisa dibobol.
Selain itu, teknologi inijuga berguna dalam mengenali wajah yang tidak fokus berkendara. Contohnya, ketika teknologi ini menyadari bahwa pengemudi sedang mengantuk, mobil akan segera memberikan peringatan dalam bentuk suara, getaran kursi, serta melambatkan mobil.
Baca juga: Pahami Apa Itu KYC dan Cara Kerjanya dalam Industri Keuangan
4. Pos Pemeriksaan Imigrasi
Proses pemeriksaan paspor di pos pemeriksaan imigrasi juga mengandalkan teknologi face recognition. Langkah ini diperlukan untuk melindungi dan menjaga keamanan perbatasan suatu negara. Keunggulan teknologi inimampu mengenali dan mencegah penyusupan penjahat sehingga tidak membahayakan keamanan negara.
5. Akses Masuk Kantor
Pada banyak perusahaan, teknologi face recognition digunakan dalam pintu masuk kantor untuk menjaga keamanannya. Baik karyawan maupun pengunjung, keduanya harus memverifikasi identitas mereka melalui alat pemindai wajah sebelum masuk ke area kantor.
Langkah ini berguna untuk mencegah akses yang tidak sah dan meningkatkan keamanan lingkungan kerja. Di tempat yang memerlukan tingkat keamanan tinggi, seperti pusat data atau laboratorium penelitian, pengenalan wajah digunakan untuk mengamankan ruangan tersebut.
6. Bidang Ritel
Teknologi face recognition dalam bidang ritel digunakan untuk mengetahui kebiasaan pembelian secara online maupun offline yang dilakukan oleh pelanggannya. Mereka menggunakan teknologi ini untuk memberikan layanan personalisasi bagi pembeli.
Contohnya, Amazon yang bisa mengidentifikasi pengguna dan langsung memberikan harga atas produk yang dibeli tanpa perlu mengantre terlalu panjang.
Baca juga: Pengertian Business Process Automation dan Contoh Penerapannya
7. Mobile Banking
Dunia perbankan juga sudah menerapkan teknologi pengenalan wajah. Layanan mobile banking atau internet banking tidak hanya dilengkapi dengan PIN dan kode OTP, tetapi juga teknologi biometrik ini. Langkah ini berguna untuk melindungi akun nasabah agar terhindar dari masalah pelanggaran data atau penipuan.
8. Financial Technology (Fintech)
Selain perbankan, industri keuangan modern alias financial technology (fintech) di Indonesia juga menerapkan sistem pengenalan wajah. Teknologi ini bahkan diterapkan ketika pengguna hendak mendaftarkan akunnya di layanan fintech yang tersedia.
Pengguna harus mengirimkan swafoto (selfie) bersama dengan kartu identitas sebagai bagian dari proses verifikasi. Begitu juga ketika hendak melakukan transaksi, beberapa aplikasi fintech meminta verifikasi dengan face recognition sebelum melanjutkan transaksi yang diajukan oleh pengguna.
9. Kesehatan
Dalam konteks perawatan kesehatan, teknologi ini digunakan untuk mengidentifikasi pasien dan memberikan akses ke catatan medis yang sesuai. Dalam pandemi COVID-19, beberapa negara juga menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi orang-orang dengan suhu tubuh tinggi atau tanpa memakai masker.
Baca juga: 9 Cara Membuat Tanda Tangan Digital Online yang Mudah
Menarik sekali melihat manfaat dan penerapan teknologi face recognition di sekitar Anda, bukan? Apalagi jika Anda bekerja di industri keuangan atau perbankan, teknologi ini sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan akun pengguna.
Tidak perlu bingung dalam menerapkan teknologi face recognition pada layanan perbankan digital atau fintech yang Anda sediakan. eendigo hadir dengan layanan User Validation yang bisa diintegrasikan dengan layanan Anda.
Tidak hanya itu, eendigo juga menyediakan layanan Otomatisasi Proses Bisnis yang dilengkapi dengan teknologi serta fitur canggih untuk meningkatkan layanan bisnis Anda. Hubungi kami segera untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan eendigo!



